Sayyidina Ali bin Abi Thalib: Sahabat yang Dicintai Rasulullah SAW

Sayyidina Ali bin Abi Thalib adalah salah satu sahabat yang paling dicintai Rasulullah SAW. Beliau termasuk Assabiqunal Awwalun dari golongan anak-anak, yaitu orang-orang pertama yang menerima Islam. Sayyidina Ali juga merupakan putra Abu Thalib, paman Rasulullah SAW yang telah merawat Nabi sejak kecil.

Selain itu, Sayyidina Ali dikenal sangat cerdas dan memiliki ilmu yang luas. Rasulullah SAW bahkan bersabda:

أَنَا مَدِيْنَةُ اْلعِلْمِ وَعَلِيٌّ بَابُهَا

“Aku adalah kota ilmu, dan Ali adalah pintunya.”

Hadis ini menunjukkan betapa istimewanya Sayyidina Ali di sisi Rasulullah SAW. Rasulullah SAW juga memilih Sayyidina Ali sebagai menantu, meskipun sahabat-sahabat besar seperti Sayyidina Abu Bakar dan Sayyidina Umar bin Khattab sebelumnya telah melamar putri Rasulullah, Sayyidah Fatimah. Namun, lamaran Sayyidina Ali-lah yang diterima.

Keteladanan dalam Rumah Tangga

Rasa hormat Sayyidina Ali kepada Rasulullah SAW terlihat dalam banyak hal, termasuk dalam kehidupan rumah tangganya. Suatu hari, Sayyidina Ali ditawari oleh Bani Hasyim bin Mughirah untuk menikah lagi dengan seorang wanita dari suku mereka. Namun, sebelum memutuskan, beliau meminta nasihat kepada Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa pernikahan kedua hanya bisa terjadi jika Sayyidina Ali menceraikan Sayyidah Fatimah terlebih dahulu. Keputusan ini diambil Rasulullah untuk menjaga perasaan putrinya. Mendengar hal ini, Sayyidina Ali memilih untuk menolak tawaran tersebut, karena rasa hormatnya yang begitu besar kepada Rasulullah SAW dan keluarganya.

Kehilangan yang Mendalam

Setelah wafatnya Rasulullah SAW, duka kembali menghampiri Sayyidina Ali ketika enam bulan kemudian Sayyidah Fatimah menyusul ayahnya. Kehilangan ini menjadi ujian berat bagi Sayyidina Ali.

Untuk melanjutkan kehidupan rumah tangga dan memenuhi kebutuhan kasih sayang bagi anak-anaknya, Hasan dan Husain, Sayyidina Ali akhirnya menikah lagi. Pilihan beliau jatuh pada Sayyidah Umamah binti Abul Ash, cucu Rasulullah SAW dari Sayyidah Zainab. Pernikahan ini menunjukkan penghormatan Sayyidina Ali kepada keluarga Rasulullah SAW, sesuai dengan wasiat Sayyidah Fatimah sebelum wafat.

Pelajaran dari Sayyidina Ali

Kita sebagai umat Rasulullah SAW seharusnya meneladani sikap Sayyidina Ali. Beliau menunjukkan rasa hormat, cinta, dan ketaatan yang luar biasa kepada Rasulullah SAW dan keluarganya. Jika sosok mulia seperti Sayyidina Ali mampu memberikan penghormatan seperti itu, mengapa kita masih sulit menunjukkan rasa cinta dan takzim kepada Nabi Muhammad SAW?


Ditulis oleh:
Siti Sofia Rohati,
Alumni Pondok Pesantren Al-Anwar 2, Angkatan Nasyrul Fawaid ’16

Share your love

4 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *